Search This Blog

Monday, October 24, 2011

hanya sesaat

waktu, bolehkah kau terhenti sejenak
aku ingin rehatkan
jiwa, raga dan pikirku
hanya untuk sesaat
melupakan semua hal yang menghimpit hati

tak perlu banyak yang kau perlu korbankan
aku hanya ingin kesediaanmu
sebentar saja
agar aku mampu melangkah tuk selanjutnya
dengan hidupku dan pilihanku

Wednesday, October 12, 2011

Terima Kasih

hey, kamu!
yang memiliki suara begitu indah 
namun tak bisa dan tak akan pernah aku miliki


terimakasih telah hadir dalam cerita panjang hidupku
serta sekelumit masalah yang menghampiriku

terimakasih telah memberikan sedikit asa dari dirimu 
untuk langkah selanjutnya hidup ini


terimakasih cerita konyolmu yang membuatku merasa ingin "memiliki" seutuhnya
boleh kah?
ah.. ku tahu hanya sekedar angan
aku tahu itu hanya mimpi di siang bolong 


kau tahu, aku tak akan menjadi ABG ababil yang akan menangis karena kamu dekat orang yang menurutmu "spesial" 
aku akan mendukungmu,
selalu,
dan selamanya


ku harap,
kita bisa bertemu
sekali saja dalam hidupku ,
karena mungkin bagimu "aku" tak berarti
tak mengapa 
melihatmu seperti itu aku bahagia, 
kau percaya kan?


hmm, terlalu banyak kata-kata 
sekali lalgi,
terimakasih untuk lagumu, suaramu, dan hidupmu.

~KJW


Tuesday, September 20, 2011

Because,, i'm weary

Perlu berapa lama lagi untuk bisa melepasmu?
sungguh, terlalu lelah hanya menari-nari dalam pikirku
inginku semuanya berakhir
tentang rasa, asa, dan pahit
itu...
Ternyata aku salah ya?
usahaku untuk tak mengenai tentangmu, tak berbuah hasil
hanya luka yang semakin menganga 

Melangkah, yaa.. aku sedang melangkah dari masalalu itu
tapi pikirku tak seiring dengan nyataku
aku masih terbelenggu masalalu itu
bukan ku inginkan semuanya kembali,
tapi aku ingin benar-benar
melangkah pasti untuk hidupku.

Sunday, July 17, 2011

Let's Move On

  Mungkin sudah waktunya aku untuk bergegas meninggalkan jalan ini, jalan yang membuka semburat luka hati
karena kulihat, dia yang ku tinggalkan sudah melangkahi langkahku untuk maju dan tak sedikitpun menengok ke yang lalu termasuk aku...
aku terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tak pasti, dan semu
langkahku tersendat di masa lalu, bukan untuk memotivasiku tapi aku hanya terpaku melihat masa lalu itu, masih teringat jelas rasa pahit , luka, dan perih.
bagaiman ini?
aku sudah terlalu lelah...
aku hanya ingin melanjutkan jalan hidup yang sempat terhenti hanya karena dia
yayaya.. sudah seharusnya aku bergegas untuk hidupku, untuk keluargaku dan untuk dia sang pendonor tulang rusuk..

le'ts see, bismillah :)

Wednesday, July 6, 2011

selaksa hati

Rabbi,
aku masih teringat akan hal-hal itu
Rabbi,
aku masih mengelus dadaku untuk sekedar menabahkan hati ini
Rabbi,
aku bahkan terkadang sering meneteskan "sedikit" air mata ini hanya sekedar pelepas penat
Rabbi,
bagaimana ini?
aku belum bisa mengatur hati ini
aku masih terbuai akan hal hal yang fana dan semu
Rabbi,
aku semakin terluka dalam sekali sehinnga akupun merasa terbawa dalam arus ini
semakin membuatku menjauh dari kepastian takdir-Mu
Rabbi,
aku membutuhkan lebih banyak lagi dosis dari penawar-Mu
Rabbi,
genggam aku dalam Dzat-Mu agar aku bisa yakin bahwa setelah badai ini akan ada siluet indahnya pelangi dalam langit hidupku
Rabbi,
kuatkan aku dalam meniti setapak demi setapak ujian dalam sajadah panjang bernama kehidupan ini...
Ya Muhaimin, aku mencintaimu ...

Thursday, June 23, 2011

Hanya-Mu

Aku hanya tak mampu mengatur hati ini
ku tahu hati dan rasa ku masih dhaif
satu hempasan saja bisa membuatku goyah
telah jauh hari aku persiapkan untuk bisa bertahan tentang rasa itu darinya
tapi, hanya Dia maha pembolak balik hati ini
aku terhempas 
aku sakit 
Rabb..
aku butuh penawar rasa sakit ini dari-Mu 
karena kutahu, hanya kau yang memilki dan mengetahui penawar itu
hanya itu yang kubutuhkan saat ini
tak ingin yang lain
Rabb, maafkan aku telah berusaha menduakan-Mu

Tuesday, June 21, 2011

setia

hanya mencoba tuk menjaga hatiku,
hanya mencoba ingin tak berbagi,
hanya mencoba untuk tak mendua,
karena saat ini hanya butuh dia, tak ingin yang lain
maaf.. maaf.. maaf..
aku juga masih rapuh, baik jiwa maupun hatiku